16 Dec 2012

Hal-hal Yang Dianjurkan Saat Wawancara

  1. Kita harus menunjukkan sikap optimis, penuh percaya diri, dan mantap saat melangkah masuk ke ruang wawancara. Sebelum masuk ruangan, sebaiknya kita mengetuk pintu dan mengucapkan salam atau selamat dengan hormat ketika dipersilahkan masuk. Jika belum dipersilahkan duduk, jangan duduk dulu tetapi tunggu hingga pewawancara mempersilahkan duduk. 
  2. Pandang wajah pewawancara dengan sopan ketika dia berbiara dengan kita. Jika pewawancara kita lebih dari satu orang, arahkan pandangan kepada pewawancara yang sedang berbicara dengan kita. Cara ini bisa membantu kita mengurangi rasa khawatir dan tidak ercaya diri.
  3. Pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara harus kita jawab dengan ringkas dan jelas. Jika jawaban yang kita berikan terlalu bertele-tele, bisa menjebak kita dan justru tidak menjawab pertanyaan sebenarnya dari pewawancara. Untuk menjawab pertanyaan yang diajukan, kita harus jujur dan memberikan bukti bahwa kita memang mampu dengan pengalaman kerja, keahlian dan sertifikat yang kita miliki.
  4. Saat tahap wawancara akan berakhir, biasanya pewawancara akan memberikan kita kesempatan untuk bertanya mengenai perusahaan atau pekerjaan yang kita lamar. Kesempatan yang diberikan pewawancara sebenarnya merupakan cara mereka mengenali mianat, perhatian dan kesungguhan kita. Karena itu, janganlah segan-segan untuk bertanya. Selain itu kita juga harus memerhatikan hal-hal dan jawaban yang dijelaskan oleh pewawancara agar tidak terjebak dalam menanggapi pernyataan pewawancara tersebut. 
  5. Bagaimana cara menghilangkan rasa tidak tenang, seperti khawatir, gemetar atau tidak percaya diri ketika wawancara berlangsung? Menurut Robert D. Lock, ada 4 cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perasaan tersebut.
  • Perasaan tersebut merupakan gambaran bahwa kita memang benar-benar berminat terhadap pekerjaan. Jika kita tidak berminat, tentu kita akan bersikap acuh tak acuh atau masa bodoh. Setelah kita menguasai situasi dan kondisi, dengan sendirinya perasaan itu akan hilang.
  • Informasi mengenai perusahaan yang telah kita peroleh akan menambah dukungan moral sehingga kita bisa mengelola perasaan tidak tenang tersebut dengan cepat. Bahkan, kita akan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara.
  • Sebagai orang yang mencari pekerjaan, kita harus menyadari bahwa pewawancara juga mengalami perasaan yang sama ketika harus memutuskan siapa orang yang tepat untuk mengisi kekosongan posisi tersebut.
  • Persiapan yang kita perlukan bukan hanya mencari informasi perusahaan, tetapi kita juga harus mendapatkan istirahat yang cukup sehingga kita merasa siap untuk wawanara esok harinya. 

No comments:

Post a Comment